PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiPsikologi Kognitif

Amnesia Perkembangan

developmental amnesia

Ringkasan Singkat

Ketidakmampuan untuk membentuk ingatan tentang peristiwa masa lalu (memori episodik) akibat cedera otak yang dialami pada awal kehidupan.

Amnesia perkembangan secara spesifik terjadi karena kerusakan pada hipokampus yang dialami saat masa bayi atau kanak-kanak, sementara struktur lobus temporal medial di sekitarnya tetap utuh. Karakteristik unik dari kondisi ini adalah hilangnya kemampuan untuk menyimpan ingatan pengalaman pribadi (episodic memory), namun individu tersebut tetap mampu mempelajari fakta-fakta umum dan pengetahuan dunia (semantic memory) secara normal. Fenomena ini memberikan bukti kuat dalam neurosains bahwa memori episodik dan memori semantik dikelola oleh sistem saraf yang berbeda. Anak-anak dengan kondisi ini mungkin berprestasi baik di sekolah tetapi tidak ingat apa yang mereka lakukan saat istirahat atau liburan kemarin.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Vargha-Khadem, F., et al. (1997). Differential effects of early hippocampal pathology on episodic and semantic memory.
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback